Jakarta - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) tengah mempersiapkan peluncuran program Sekolah Rakyat yang direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026. Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
![]() |
| Sekolah Rakyat. src: fb |
Konsep dan Tujuan Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat merupakan inisiatif yang digagas untuk mengatasi permasalahan kesenjangan pendidikan di Indonesia. Program ini dirancang untuk:
- Memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
- Meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah atau berisiko putus sekolah.
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan keluarga kurang mampu.
- Memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Sekolah Rakyat akan menyelenggarakan pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan mengacu pada standar pendidikan nasional. Selain itu, program ini juga akan memberikan perhatian khusus pada pengembangan karakter dan keterampilan siswa.
![]() |
| Konsep Sekolah Rakyat. src: fb |
Konsep Sekolah Rakyat dari Berbagai Sumber
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, konsep Sekolah Rakyat mencakup beberapa aspek penting:
1. Pendidikan Gratis dan Terpadu.
- Seluruh biaya pendidikan, termasuk seragam, buku, dan perlengkapan sekolah, akan ditanggung oleh pemerintah.
- Sekolah Rakyat juga akan menyediakan fasilitas asrama bagi siswa yang berasal dari daerah terpencil atau memiliki kondisi keluarga yang membutuhkan.
- Selain pendidikan formal, siswa juga akan mendapatkan pendidikan karakter, keterampilan vokasional, dan kegiatan ekstrakurikuler.
2. Fasilitas Lengkap.
- Sekolah Rakyat akan dibangun di atas lahan yang luas dengan fasilitas yang lengkap, termasuk ruang kelas yang modern, laboratorium, perpustakaan, fasilitas olahraga, dan tempat ibadah.
- Fasilitas asrama akan dilengkapi dengan ruang makan, tempat tidur, dan fasilitas pendukung lainnya.
3. Kurikulum dan Tenaga Pendidik.
- Kurikulum yang digunakan akan mengacu pada kurikulum nasional dengan penambahan materi yang relevan dengan kebutuhan siswa dan lingkungan mereka.
- Tenaga pendidik akan direkrut dari guru-guru yang berkualitas dan memiliki dedikasi tinggi, tentunya Guru Penggerak yang diutamakan mengisi formasi guru sekolah rakyat lulusan PGP.
4. Seleksi dan Persyaratan.
- Siswa yang diterima di Sekolah Rakyat akan melalui proses seleksi yang ketat, dengan prioritas diberikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
- Orang tua siswa akan diminta untuk membuat perjanjian untuk memastikan bahwa anak mereka mengikuti pendidikan hingga selesai.
![]() |
| Sekolah Rakyat. src: fb |
Peran Kemensos
Dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, Kemensos akan berperan dalam:
- Menentukan kriteria dan melakukan seleksi siswa.
- Menyediakan fasilitas asrama dan dukungan sosial bagi siswa.
- Memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas, sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang lebih baik.
Kita tunggu saja bagaimana dan kapan mekanisme Sekolah Rakyat akan mulai di buka.


