Prapto Ari P., S.Pd., Gr.
Prapto Ari P., S.Pd., Gr. Guru Kelas Tersertifikasi untuk jenjang SD/MI sekaligus penggiat teknologi pendidikan. Temukan inspirasi, tips belajar, dan integrasi IT dalam dunia pendidikan bersama guru humoris dan inovatif

Siapakah Sebenarnya "Saya" di Dunia Maya?

Tidak ada komentar

 Sinopsis Film - Pernahkah Anda merasa bahwa dunia modern ini sangat bergantung pada teknologi? Film Who Am I – No System Is Safe menyajikan sebuah kisah menarik yang menyoroti isu tersebut melalui kehidupan seorang peretas komputer yang penuh misteri.

Film yang Saat Teknologi sudah Merata dan Resikonya

Karakter utama kita adalah Benjamin, seorang pemuda yang merasa tidak terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di dunia digital, ia memiliki kemampuan luar biasa. Ia mampu menembus berbagai sistem keamanan dengan keahliannya dalam pemrograman. Meskipun canggung dalam interaksi sosial, otaknya sangat brilian dalam dunia maya.

Kehidupan Benjamin yang cenderung sepi berubah drastis ketika ia bertemu dengan Max. Max adalah sosok yang karismatik, pemberontak, dan memiliki ide-ide yang radikal. Bersama teman-teman Max, mereka membentuk sebuah kelompok peretas bernama CLAY (Clowns Laughing At You). Awalnya, tujuan mereka adalah untuk melakukan aksi peretasan yang kreatif terhadap perusahaan-perusahaan besar yang mereka anggap tidak etis, menciptakan kejutan-kejutan digital yang menarik perhatian dunia. Aksi mereka dapat diibaratkan seperti badut yang tiba-tiba muncul di acara formal, mengagetkan namun juga menimbulkan rasa ingin tahu.

Namun, tindakan mereka yang semakin berani membawa mereka ke dalam konspirasi yang jauh lebih berbahaya dari perkiraan. Sebuah kekuatan misterius tampaknya sedang memanipulasi mereka, dan tiba-tiba Benjamin serta kelompok CLAY menjadi buronan utama.

By Sony Pictures Releasing GmbH - dvd-fever, Fair use, Wikipedia

Bayangkan diri Anda, dari seseorang yang hanya ahli bersembunyi di balik layar komputer, tiba-tiba harus benar-benar melarikan diri dari kejaran polisi, badan intelijen, bahkan pihak lain yang lebih mengancam. Benjamin, yang dulunya hanya mahir dalam dunia digital, kini harus berjuang untuk menghilang di dunia nyata.

Film ini mengajak penonton untuk merenungkan tentang tingkat keamanan data pribadi kita di era digital. Siapa saja yang memiliki akses ke informasi pribadi kita? Dan yang paling penting, siapakah sebenarnya Benjamin? Apakah ia adalah dalang di balik semua kekacauan ini, atau hanya seorang pion yang sedang dimainkan oleh kekuatan yang lebih besar?

Who Am I bukan sekadar film tentang peretasan yang dipenuhi dengan istilah-istilah teknis. Lebih dari itu, film ini adalah sebuah thriller yang penuh dengan kejutan dan akan membuat Anda terus bertanya-tanya hingga akhir cerita. Anda akan diajak memasuki dunia Benjamin yang penuh dengan ilusi dan realitas yang samar. Bersiaplah untuk mengikuti alur cerita yang menegangkan dan memaksa Anda untuk berpikir.

Pesan penting yang ingin disampaikan oleh film ini adalah bahaya kejahatan siber di dunia nyata. Apa yang dulunya hanya terlihat dalam film aksi, kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Data pribadi adalah aset berharga yang, jika jatuh ke tangan yang salah, dapat menimbulkan masalah serius. Film ini juga mengingatkan kita bahwa sekuat apa pun sistem keamanan digital, selalu ada potensi kerentanan. Tidak ada sistem yang benar-benar aman seratus persen. Oleh karena itu, kita sebagai individu harus berhati-hati dan teliti dalam menjaga informasi pribadi kita. Hindari mengklik tautan yang mencurigakan, gunakan kata sandi yang kuat, dan selalu waspada terhadap potensi ancaman di dunia digital. Semoga setelah menonton film ini, kita semua menjadi lebih sadar akan pentingnya keamanan digital.

Prapto Ari P., S.Pd., Gr.
Prapto Ari P., S.Pd., Gr. Guru Kelas Tersertifikasi untuk jenjang SD/MI sekaligus penggiat teknologi pendidikan. Temukan inspirasi, tips belajar, dan integrasi IT dalam dunia pendidikan bersama guru humoris dan inovatif

Komentar